Aku tak punya laptop yang bisa ku gunakan tuk menuliskan ribuan kisah kasih padamu....
Aku tak punya modem yang bisa ku gunakan tuk 'stay connect', berbagi kisah-kasih denganmu....
Aku memang punya handphone...tapi sayangnya aku tak punya nomor hp-mu....
Aku tak banyak bicara kasih...berbeda dengan mereka yang selalu mewartakan kasih dengan bibir mereka yang manis itu....
Rasaku pun tak sedalam mereka di sana...Apalagi refleksi....
Nalarku pun tak cukup tajam untuk berpikir tentang ide-ide indah yang menarik, yang bisa membuatmu tersentuh....
Jika aku menulis...aku sadar, tulisanku tak menarik....
Jika aku membaca...aku pun sadar, pengertianku terlalu lambat...
Jika aku berdoa...aku tak bisa merangkai kata-kata indah kepada Tuhan Sang Pemberi Jiwaku ini...
Dan jika aku berbuat baik...aku juga sadar...kebaikanku masih kurang dari kebaikan mereka....
Tapi....
Walau aku tak punya laptop...namun aku masih punya kertas, pensil dan tangan ini untuk menulis kisah-kasih yang sederhana saja...bahwa aku mengasihimu bukan lewat kata-kata indah atau ikhtiar dan ikhtisar tentang apa itu kasih....
Walau aku tak punya modem...namun aku masih punya kenangan dalam pikiranku ini, agar aku bisa tetap online denganmu, meski hanya lewat batin...
Walau tulisanku tak menarik...namun aku tetap akan menulis kasih yang sederhana saja untukmu meski tangan ini kan lelah....
Walau aku kurang mengerti dirimu...aku tetap belajar mengasihimu meski butuh 1000 tahun lamanya tuk bisa memahami jiwamu itu...
Walau aku tak bisa merangkai kata-kata indah tuk berdoa pada Tuhan...aku tetap belajar mendoakanmu meski hanya lewat sebaris kalimat sederhana "Tuhan kasihilah dia yang mengasihiku"...
Yang bisa ku berikan hanyalah kesederhanaan diriku saja...
Aku hanya punya kelemahan yang bisa kau mengerti dan belajar untuk tidak memiliki kelemahanku itu...
Aku hanya punya kemampuan yang bisa kau pergunakan demi kebahagiaanmu....
Aku hanya punya hati dan telinga yang bisa mendengarkanmu...meski aku tak bisa memberikan solusi padamu...
Aku hanya punya kasih yang 'apa adanya' saja...tuk mengasihi dirimu yang 'apa adanya' itu...walau mengasihi diriku tak mendatangkan kebahagiaan untukmu....
(Refleksi Menjelang Sore, Sunday 31/07/2011)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar